Find us on Google+

Pages

Wednesday, June 23, 2010

SYUKUR

Syukur, kata yang mudah namun cukup sulit untuk dilakukan. Banyak diantara kita yang sering mengucapkan syukur “alkhamdulillah” itu kata kita ucap sebagai orang muslim dalam mewakili rasa syukur atas segala nikmat.

Kita memang di perintahkan untuk selalu mensyukuri nikmat yang di berikan oleh Allah pada kita. Nikmat yang begitu banyak sebagai mana di jelaskan dalam Al-Qur’an dalam surat ibrahim ayat 7.yang artinya :Jika kamu bersyukur pasti akan Kutambah (nikmat-Ku) untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih.
Maha Benar Allah dengan segala firmaNya.

Jelaslah bahwa kita memang di perintahkan uktuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan.yang jika kita mencoba menghitung semua itu maka tidak akan pernah selesai.

Allah itu tidak pernah berbohong kepada umatnya semua yang di katakan pasti benar. Begitupun dengan janji Allah yang akan menambahkan nikmat jika kita bersyukur, pengertian nikmat disini tentunya bukan sekedar kaya uang atau harta, namun lebih jauh lagi yakni kaya hati, jika orang sudah kaya hati insyaalah tenang hidupnya.
Orang yang bersyukur tidak pernah merasa kurang justru selalu merasa cukup. Mereka selalu melihat ke bawah dalam masalah harta, mereka merasa jauh lebih beruntung dari orang-orang di sekitarnya. Jika dia(orang yang bersyukur) hanya punya motor mereka selalu berkata alkhamdulillah masih punya motor, yang lain belum tentu bisa membelinya. Dan jika dia tidak punya apa-apa dia pun masih bisa berkata alkhamdulillaah masih punya kaki dan seterusnya,sehingga tidak pernah mengeluh dengan apa yang dia punya.sebaliknya jika dalam urusan akhirat dia selalu melihat keatas. Mereka selalu iri dengan orag lain yang bisa begitu khusu dalam menjalankan ibadah mereka tanpa melalaikan kegiatan rutin mereka(bekerja). Jika dia melihat orag lain bisa bersedekah lebih banyak, maka dia selalu ingin bisa lebih tinggi. Jika dia melihat orang lain bisa lebih tekun beribadah maka dia selalu iri ingin bisa lebih tekun dari orang lain.

Sebaliknya jika orang yang kufur dia selalu meihat keatas jika dalam urusan dunia. Dia(orang yang kufur) selalu ingin terlihat lebih baik dalam hal dunia dia ingin selalu terlihat unggul, sehingga yang terjadi dia selalu mengejar dunia dan dunia, mereka tidak pernah suka jika ada orang lain mendapat nikmat. Seolah-olah mereka hidup hanya untuk dunia saja. Sedangkan dalam uruan akhirat mereka tidak peduli, mereka berfikir ah,,aku sudah solat, aku sudah sedekah dllm dan itu pun selalu ingin di lihat oleh orang lain.

Itu baru sedikit balasan di dunia, yang kufur mendapatkan balasan azab berupa hati yang selalu diliputi dengan iri dan dengki, mereka ingin memiliki banyak harta dan mungkin mereka memiliki itu semua, tapi mereka tidak bisa menikmati semua itu. Mereka terlalu sibuk dengan kegiatan mereka mencari duni.dan sebaliknya yang syukur, hati mereka selalu tenang, hati mereka lapang, bisa menikmati yang telah mereka dapatkan. Meskipun kata orang hanya pas-pasan tapi bagi mereka lebih dari cukup.

Munkin itu sedikit pengetahuan tentang syukur, mohon kritik dan saranya,,terimakasih
Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 10:47 PM

0 comments:

Post a Comment

thanks for visit

VIVA