Find us on Google+

Pages

Sunday, December 11, 2011

TANYAKU DALAM KESENDIRIAN

dalam kesendirian
aku terpaku dalam renungan
menatap wajah malam yang gulita
gelap tiada secercah sinar
lewati cakrawala malam
aku hanya diam sendiri
menanti jawaban
jawaban atas tanya
yang muncul dari dasar hati
tanya akan aku
tanya akan diriku
siapa aku
untuk apa aku
kemana aku
dengan siapa aku
aku pun bertanya tentang kamu
siapa dirimu
kemana dirimu
untuk apa dirimu
dan dengan siapa dirimu
aku juga tanya dia
siapa dia
kemana dia
dengan siapa dia
namun hanya kehampaan yang kudapatkan
tak ada jawaban
dari setiap tanya yang terlintas dalam benaku
aku berharap engkau menjawabnya
jawaban yang memuaskan ku
tak peduli luka
tak peduli pedih
tak peduli sakit
dalam diam
aku masih terdiam
terpaku menatap wajah malam
yang hitam kelam, tanpa sinaran bahagia
sambil menanti
berharap dapati bintang bersinar
diantara pekatnya malam
menanti rembulan yang kian malu
tampakan wajah riangnya
dan aku masih terpaku
dalam penantian yang tak berujung
tanya akan aku
tanya akan diriku
siapa aku
untuk apa aku
kemana aku
dengan siapa aku
aku pun bertanya tentang kamu
siapa dirimu
kemana dirimu
untuk apa dirimu
dan dengan siapa dirimu
aku juga tanya dia
siapa dia
kemana dia
dengan siapa dia
namun hanya kehampaan yang kudapatkan
tak ada jawaban
dari setiap tanya yang terlintas dalam benaku
aku berharap engkau menjawabnya
jawaban yang memuaskan ku
tak peduli luka
tak peduli pedih
tak peduli sakit
dalam diam
aku masih terdiam
terpaku menatap wajah malam
yang hitam kelam, tanpa sinaran bahagia
sambil menanti
berharap dapati bintang bersinar
diantara pekatnya malam
menanti rembulan yang kian malu
tampakan wajah riangnya
dan aku masih terpaku
dalam penantian yang tak berujung
Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 12:03 AM

0 comments:

Post a Comment

thanks for visit

VIVA