Find us on Google+

Pages

Monday, December 7, 2015

Siapkan Amal sebagai bekal di Hari akhir

Waktu semakin berlalu, sisa waktu semakin berkurang. Disana sini saling berbincang tentang tanda kiamat, tentang kiamat sudah dekat tentang dajjal dan segala fitnahnya. Namun sepertinya tak semua ingat bahwa kita harus mempersiapkan itu semua. Kiamat sudah pasti akan datang karena semuanya telah digariskan. Dan kita sebagai manusia tidak mengetahui kapan akan terjadi. Namun hal yang pasti adalah bahwa kiamat semakin dekat dan tidak semakin jauh.

Nah yang menjadi pertanyaan adalah, sudah berapa banyak bekal yang kita kumpulkan untuk kita bawa menemui sang pencipta. Sudahkah kita merasa cukup jika saja tiba-tiba hari itu datang.

Sholat kita apakah sudah benar dan tepat waktu seperti yang diperintahkan. Jika belum mari kita bersama-sama saling mengingatkan agar bisa menjadi lebih baik. Seperti yang kita ketahui bahwa sholat merupakan amalan yang pertama yang akan di tanyakan di hari Yaumul khisab nanti. Jika sholat kita sudah benar maka insyaallah amal kita yang lain juga diterima. Namun jika sebaliknya, sholat kita masih belum benar maka amal kita yang lain akan gugur.

Jika sholat kita sudah rapi, tepat waktu dan sesuai dengan syarat dan rukun yang telah diperintahkan, selanjutnya mari bersama-sama menambah amal yang lain seperti sedekah, berbuat baik kepada sesama, serta senantiasa bersholawat kepada baginda Nabi Muhamad SAW. Dengan sholawat kita berharap mendapat syafaat atau pertolongan dari Baginda Nabi Muhamad SAW.

Amalan sholawat merupakan amalan yang istimewa. Betapa tidak, sholawat kepada baginda Nabi Muhamad SAW tidak hanya diperintahkan kepada kita umat Nabi Muhamad. Melainkan Allah dan juga Malaikat juga bersholawat kepada Baginda. Dan bukan hanya itu. Konon ketika Nabi Adam AS melihat Siti Hawa dan hendak menyentuhnya dihentikan Oleh Allah SWT dan hanya boleh disentuh jika sudah membaca sholawat kepada Baginda Nabi Muhamad SAW. Dan setelah itu Siti Hawa resmi menjadi pasangan Nabi Adam As.

Begitu istimewa sholawat Kepada Baginda Nabi Muhamad SAW sehingga para malaikatpun bersholawat kepada Nabi.

Allahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhamad.

Semoga kita digolongkan menjadi umat Nabi Muhamad SAW. Sehingga kita mendapat syafaat kelak di hari pembalasan nanti.
Aamiin ya Rabbal 'alamiin.

Demikian sedikit yang bisa saya sampaikan. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari apa yang saya tuliskan.

Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 12:19 AM

Tuesday, July 7, 2015

REZEKI ALLAH DATANG DARI JALAN YANG TIDAK DISANGKA-SANGKA

Marhaban yaa Ramadhan Marhaban yaa Syahru Shiyam. Segala puji bagi Allah yang menganugerahi kita usia hingga saat ini kita masih bisa berjumpa dengan bulan suci ramadhan. Bulan yang penuh Ampunan, penuh Rahmat dan penuh Barokah.

Begitu banyak Rezeki yang terlimpah kepada kita, hingga tak mungkin lagi kita bisa menghitungnya. Mulai dari nikmat sehat, nikmat masih bisa menjalani aktifitas, dan masih banyak lagi. Namun terkadang manusia begitu sempit mengartikan istilah Rezeki. Terkadang dalam pikiran kita tersimpan mindset bahwa yang disebut Rezeki itu hanya jika kita dapat uang atau dapat keberuntungan. Padahal itu hanya sebagian kecil Rezeki yng Allah karuniakan kepada kita umatnya.

Rezeki Allah Maha Luas. Manusia tidak sanggup menakar seberapa luas Rezeki Allah. Dan Rezeki Allah dapat datang dari jalan yang tidak disangka. Sering kali datang dari jalan yang menurut kita hampir tidak mungkin. Bagi Allah segalanya menjadi mungkin.

Pernah suatu kita saya mendengar cerita dari seorang teman yang menuturkan bahwa dia pernah mendapati sebuah situasi yang cukup sulit. Dia membutuhkan sejumlah uang yang cukup besar menurut dia. 500rb merupakan sebuah jumlah yang besar baginya. Apalagi harus didapatkan dengan waktu yang singkat. Waktu itu bulan suci ramadhan dan hampir mendekati hari raya. Sebagai seorang laki-laki beliau ingin sekali memberikan sesuatu kepada keluarganya. Memberikan baju serta segala sesuatu kepada ibu dan juga saudara yang lain.

Dia hanya penjual spare part bekas saja. Modal yang dia punya hanya seadanya. Omzet yang dating pun tak terlalu besar. Dalam keadaan yang bingung beliau melihat sebuah tulisan dari temanya. Isi tulisan itu adalah “ Luangkan waktu untuk merayu Allah “. Hal itu membuatnya ingat, mungkin apa yang dia kerjakan setiap hari hanya berusaha dan kurang sekali mendekat pada Allah.

Akhirnya dia mengadukan semua masalahnya kepada sang pencipta. Dia mencoba meluangkan waktu untuk merayu Allah melalui Sholat serta Dzikirnya. Dia mengadu memohon ampun serta meminta pertolongan kepada Rabbnya.

Keajaiban datang. Keesokan harinya tidak disangka dering HP berbunyi menandakan ada SMS masuk. Dan ternyata sebuah permintaan spare part dengan jumlah yang besar. Tidak menunggu lama, dia menyanggupi dan langsung mencari spare part yang diminta. Tanpa membuang waktu spare part tersebut langsung  dikirim setelah semuanya siap. Dan ternyata laba dari penjualan tersebut lebih dari cukup untuk membeli keperluan yang dia inginkan.

Tak henti-hentinya dia memuji Allah dengan kalimat Tayyibahnya. Betapa bahagia dia dengan anugerah yang diberikan kepadanya melalui penjualan tersebut.

Dia menutup pembicaraann dengan berpesan kepada saya untuk selalu bertaqwa kepada Allah. Jangan pernah jauh dariNya, serta syukuri apa yang sudah dimiliki. Maka Rezeki akan selalu datang dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Demikian sedikit cerita hikmah dari kami. Semoga apa yang kami tuliskan ini bias bermanfaat bagi pembaca sekalian. Dan semoga bisa menjadi bahan pelajaran untuk kehidupan selanjutnya.
Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 12:01 PM

Wednesday, June 24, 2015

HIKMAH YANG BISA DIAMBIL DARI IBADAH PUASA DI BULAN RAMADHAN

Marhaban Yaa Ramadhan, , Marhaban Syahru Siyam. Tidak terasa kita telah bertemu kembali dengan Bulan Suci Ramadhan, bulan yang sangat dinantikan setiap Muslim diseluruh penjuru Dunia. Bulan yang penuh Berkah, penuh Rahmat serta Ampunan Allah SWT.

Pada Bulan Suci Ramadhan ini kita diperintahkan untuk berpuasa. Sebagaimana telah dituliskan dalam Al Qur’an Sura  Al Baqarah ayat 183. Yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang taqwa.

Menurut ayat di atas, perintah berpuasa hanya di tujukan kepada orang-orang yang beriman. Oleh karena itu  jika kita merasa beriman maka sudah sepatutnya kita melaksanakan puasa. Selain itu perintah puasa juga telah diperintahkan kepada umat-umat sebelum Nabi Muhamad SAW. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai oleh orang yang berpuasa adalah untuk menjadi orang yang Taqwa.

Ibadah puasa merupakan ibadah yang rahasia. Hanya Allah SWT dan dirinya sendiri yang mengetahui apakah dia berpuasa atau tidak. Bisa saja orang lain mengatakan puasa, padahal di lain tempat dia makan dan minum. Selain itu ibadah puasa merupakan ibadah yang Allah SWT sendiri yang akan memberikan pahalanya. Karena memang ibadah puasa memang ibadah yang istimewa.

Banyak hikmah yang bisa kita petik dari ibadah puasa ini. Salah satunya yakni memupuk rasa Empati kita terhadap Fakir Miskin. Dengan berpuasa kita bisa merasakan penderitaan fakir miskin yang kekurangan sehingga mereka tidak bisa makan. Atau untuk  hanya kadang-kadang saja makan. Nah dengan puasa ini diharapkan kita mempunyai empati dan rasa kasih sayang. Sehingga kita tidak ragu untuk memberikan sedikit harta kita untuk menyantuni mereka.

Selain itu berpuasa juga menjadi sarana bagi umat islam untuk belajar mengontrol keinginan nafsu kita. Kita belajar untuk tidak selalu menuruti keinginan kita. Belajar untuk menahan hawa nafsu kita agar menjadi lebih sabar dan tenang menjalani setiap masalah dalam kehidupan.

Dan masih banyak lagi hikmah yang bisa kita ambil pada ibadah puasa. Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang bertaqwa yang puasa kita diterima oleh Allah SWT. Semoga dengan ibadah puasa kita menjadikan kita insan yang lebih baik dari masa sebelumnya.
Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 2:31 PM

Monday, June 22, 2015

BULAN SUCI RAMADHAN BULAN YANG PENUH BERKAH

Marhaban yaa Ramadhan. Marhaban syahru siyam. . 

Puji syukur alkhamdulillah karena kita masih diberi kesempatan untuk kembali berjumpa dengan Bulan suci Ramadhan. Bulan yang sangat dinantikan semua umat Muslim Se-dunia. Begitu banyak kebaikan yang terkandung dalam Bulan Suci Ramadhan. Bulan yang didalamnya diturunkan Al-Qur'an. 

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat. Karena Allah membuka Semua Pintu Syurga. Sehingga banyak orang yang berlomba-lomba melakukan amalan-amalan yang baik. Dengan mengharap Rahmat atau kasih sayang Allah.

Tak hanya Bulan Rahmat, Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan Maghfiroh atau Bulan Ampunan. Karena pada Bulan Suci Ramadhan ini Allah SWT menjanjikan Ampunan kepada hambanya yang bertaqwa. 

Selain keutamaan yang tersebut di atas, masih banyak lagi keutamaan lain dari bulan Suci Ramadhan. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk selalu menambah amalan-amalan yang baik untuk mendapat rahmat serta ampunan dari Allah SWT.

Begitu banyak amalan kebaikan yang bisa dilakukan. Diantaranya Sholat tarawih. Sholat tarawih merupakn sholat yang hanya bisa dilakukan di saat bulan suci Ramadhan. Jumlah rakaat pada sholat tarawih biasanya 24 rakaat dengan 2 Rakaat salam. Namun ada juga Yang melaksanakan sholat tarawih hanya dengan 8 rakaat dengan 4 rakaat sekali salam.

Selain sholat tarawih, saat bulan suci ramadhan kita juga dianjurkan untuk memperbanyak tadarus Al Qur'an. Tadarus Al Qur-an banyak dilakukan setelab sholat tarawih di mushola atau masjid-masjid. Namun selain iti kita juga dianjurkan untuk membaca Al Qur-an di rumaj atau tempat lain yang memungkinkan kita untuk terus memperbanyak  tadarus kita.

Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas iman kita dengan memperbanyak amal ibadah kita di bulan Suci ini. Sehingga kita mendapat predikat Taqwa dari Allah SWT.

Semoga kita bisa berjumpa kembali dengan Bulan Ramadhan di tahun selanjutnya. 

Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 11:07 PM

VIVA