Find us on Google+

Pages

Wednesday, June 28, 2023

Fakta Menarik Tentang Idul Adha

Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari raya yang terjadi setiap tanggal 10 Dzulhijah. Ternyata ada banyak hal yang menarik pada Hari raya tersebut diantaranya,

1. Hari Raya Idul Adha, banyak juga dikenal dengan istilah "Hari Raya Kurban" Karena didalamnya ada perintah untuk berkurban dan "Hari Raya Haji," Karena pada saat yang sama ummat islam diseluruh penjuru dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah Haji di Kota Makkah

2. Hari Raya Idul Adha dirayakan  setiap tanggal 10 Dzulhijjah, setiap tahunya yang mana bulan Dzulhijjah merupakan bulan terakhir dalam Penanggalan Hijriyah.

3. Perayaan Idul Adha juga merupakan manifestasi ketaatan Nabi Ibrahim yang dengan Ikhlas dan patuh atas perintah Allah untuk Menyembeli anaknya yakni Nabi Ismail. Meski Ahirnya Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor kambing untuk disembelih oleh Nabi Ibrahim

4. Pada Hari Raya Idul Adha ummat islam diperintahkan untuk berkurban itulah sebabnya Hari Raya Idul Adha juga sering disebut sebagai Hari Raya Kurban

5. Hari Raya Idul Adha atau juga biasa disebut Lebaran Haji juga merupakan tanda berakhirnya Prosesi ibadah haji dimana jutaan umat Muslim melakukan perjalanan ke Baitullah untuk melaksanakan rukun Islam kelima, yaitu melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah

demikian beberapa Fakta tentang Hari Raya Idul Adha.

Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 1:05 PM

Wednesday, January 20, 2016

Lebih baik diam, jika bicara menyakitkann

Aku memang diam, bukan tidak peduli
Aku selalu diam, bukan tak cinta lagi
Aku diam, bukan tak sudi bicara lagi
Aku ini diam, jika hanya bisa menyakiti

Diamku, aku mencintaimu
Diamku selalu merindumu
Diamku, aku mendambamu
Diamku aku tak ingin jauh darimu

Jalan kita mendaki dan berduri
Jalan kita panjang dan penuh uji
Jalan kita tak akan mudah lagi
Jalan kita, jalan yang harus kita lalui

Kau yang ku cinta
Jangan buat aku merana
Jangan biarkan aku terluka
Dengan semua kata

Kau sakiti aku, Dengan katamu
Kau hancurkanku dengan katamu
Kau hinakan aku dengan katamu
Kau lukai aku dengan katamu

Jika bagimu biasa, aku tidak
Jika menurutmu tak mengapa, aku tidak

Aku ini pria biasa,
Yang bisa sakit jika terluka
Aku ini bukan yang bisa segalanya
Yang bisa menahan segala rasa

Munkin kata-kata sulit wakili semua
Mungkin diam bisa jadi penawarnya
Jika memang kata hanya membuat sesak di dada
Jika kata-kata rusak rasa dalam jiwa

Tapi aku selalu cinta kamu
Biar sakitku jadi ujian cinta suciku
Biar dukaku jadi pembelajaran hidupku
Biar rasaku jadi bekal kehidupanku

Wahai sayangku
Dengar jeritku
Memang tak terkata
Tapi ini yang kurasa

Kekasihku
Pujaan hatiku
Belahan juiwaku
Bidadari hidupku

Semoga jemariku mewakili rasa
Yang sesakan dada penuhi jiwa
Rasa yang tak terkata
Rasa yang hanya bisa menjadi rasa

Aku memang pecundang
Tiada bisa berkata, hanya terdiam
Aku hanya tak ingin, katamu terus sakitiku
Katamu hancurkan hatiku

Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 12:02 AM

Monday, December 7, 2015

Siapkan Amal sebagai bekal di Hari akhir

Waktu semakin berlalu, sisa waktu semakin berkurang. Disana sini saling berbincang tentang tanda kiamat, tentang kiamat sudah dekat tentang dajjal dan segala fitnahnya. Namun sepertinya tak semua ingat bahwa kita harus mempersiapkan itu semua. Kiamat sudah pasti akan datang karena semuanya telah digariskan. Dan kita sebagai manusia tidak mengetahui kapan akan terjadi. Namun hal yang pasti adalah bahwa kiamat semakin dekat dan tidak semakin jauh.

Nah yang menjadi pertanyaan adalah, sudah berapa banyak bekal yang kita kumpulkan untuk kita bawa menemui sang pencipta. Sudahkah kita merasa cukup jika saja tiba-tiba hari itu datang.

Sholat kita apakah sudah benar dan tepat waktu seperti yang diperintahkan. Jika belum mari kita bersama-sama saling mengingatkan agar bisa menjadi lebih baik. Seperti yang kita ketahui bahwa sholat merupakan amalan yang pertama yang akan di tanyakan di hari Yaumul khisab nanti. Jika sholat kita sudah benar maka insyaallah amal kita yang lain juga diterima. Namun jika sebaliknya, sholat kita masih belum benar maka amal kita yang lain akan gugur.

Jika sholat kita sudah rapi, tepat waktu dan sesuai dengan syarat dan rukun yang telah diperintahkan, selanjutnya mari bersama-sama menambah amal yang lain seperti sedekah, berbuat baik kepada sesama, serta senantiasa bersholawat kepada baginda Nabi Muhamad SAW. Dengan sholawat kita berharap mendapat syafaat atau pertolongan dari Baginda Nabi Muhamad SAW.

Amalan sholawat merupakan amalan yang istimewa. Betapa tidak, sholawat kepada baginda Nabi Muhamad SAW tidak hanya diperintahkan kepada kita umat Nabi Muhamad. Melainkan Allah dan juga Malaikat juga bersholawat kepada Baginda. Dan bukan hanya itu. Konon ketika Nabi Adam AS melihat Siti Hawa dan hendak menyentuhnya dihentikan Oleh Allah SWT dan hanya boleh disentuh jika sudah membaca sholawat kepada Baginda Nabi Muhamad SAW. Dan setelah itu Siti Hawa resmi menjadi pasangan Nabi Adam As.

Begitu istimewa sholawat Kepada Baginda Nabi Muhamad SAW sehingga para malaikatpun bersholawat kepada Nabi.

Allahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhamad.

Semoga kita digolongkan menjadi umat Nabi Muhamad SAW. Sehingga kita mendapat syafaat kelak di hari pembalasan nanti.
Aamiin ya Rabbal 'alamiin.

Demikian sedikit yang bisa saya sampaikan. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari apa yang saya tuliskan.

Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 12:19 AM

Tuesday, July 7, 2015

REZEKI ALLAH DATANG DARI JALAN YANG TIDAK DISANGKA-SANGKA

Marhaban yaa Ramadhan Marhaban yaa Syahru Shiyam. Segala puji bagi Allah yang menganugerahi kita usia hingga saat ini kita masih bisa berjumpa dengan bulan suci ramadhan. Bulan yang penuh Ampunan, penuh Rahmat dan penuh Barokah.

Begitu banyak Rezeki yang terlimpah kepada kita, hingga tak mungkin lagi kita bisa menghitungnya. Mulai dari nikmat sehat, nikmat masih bisa menjalani aktifitas, dan masih banyak lagi. Namun terkadang manusia begitu sempit mengartikan istilah Rezeki. Terkadang dalam pikiran kita tersimpan mindset bahwa yang disebut Rezeki itu hanya jika kita dapat uang atau dapat keberuntungan. Padahal itu hanya sebagian kecil Rezeki yng Allah karuniakan kepada kita umatnya.

Rezeki Allah Maha Luas. Manusia tidak sanggup menakar seberapa luas Rezeki Allah. Dan Rezeki Allah dapat datang dari jalan yang tidak disangka. Sering kali datang dari jalan yang menurut kita hampir tidak mungkin. Bagi Allah segalanya menjadi mungkin.

Pernah suatu kita saya mendengar cerita dari seorang teman yang menuturkan bahwa dia pernah mendapati sebuah situasi yang cukup sulit. Dia membutuhkan sejumlah uang yang cukup besar menurut dia. 500rb merupakan sebuah jumlah yang besar baginya. Apalagi harus didapatkan dengan waktu yang singkat. Waktu itu bulan suci ramadhan dan hampir mendekati hari raya. Sebagai seorang laki-laki beliau ingin sekali memberikan sesuatu kepada keluarganya. Memberikan baju serta segala sesuatu kepada ibu dan juga saudara yang lain.

Dia hanya penjual spare part bekas saja. Modal yang dia punya hanya seadanya. Omzet yang dating pun tak terlalu besar. Dalam keadaan yang bingung beliau melihat sebuah tulisan dari temanya. Isi tulisan itu adalah “ Luangkan waktu untuk merayu Allah “. Hal itu membuatnya ingat, mungkin apa yang dia kerjakan setiap hari hanya berusaha dan kurang sekali mendekat pada Allah.

Akhirnya dia mengadukan semua masalahnya kepada sang pencipta. Dia mencoba meluangkan waktu untuk merayu Allah melalui Sholat serta Dzikirnya. Dia mengadu memohon ampun serta meminta pertolongan kepada Rabbnya.

Keajaiban datang. Keesokan harinya tidak disangka dering HP berbunyi menandakan ada SMS masuk. Dan ternyata sebuah permintaan spare part dengan jumlah yang besar. Tidak menunggu lama, dia menyanggupi dan langsung mencari spare part yang diminta. Tanpa membuang waktu spare part tersebut langsung  dikirim setelah semuanya siap. Dan ternyata laba dari penjualan tersebut lebih dari cukup untuk membeli keperluan yang dia inginkan.

Tak henti-hentinya dia memuji Allah dengan kalimat Tayyibahnya. Betapa bahagia dia dengan anugerah yang diberikan kepadanya melalui penjualan tersebut.

Dia menutup pembicaraann dengan berpesan kepada saya untuk selalu bertaqwa kepada Allah. Jangan pernah jauh dariNya, serta syukuri apa yang sudah dimiliki. Maka Rezeki akan selalu datang dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Demikian sedikit cerita hikmah dari kami. Semoga apa yang kami tuliskan ini bias bermanfaat bagi pembaca sekalian. Dan semoga bisa menjadi bahan pelajaran untuk kehidupan selanjutnya.
Nasrulloh Ibnutora , Updated at: 12:01 PM

VIVA